NEGARA DAN KEWARGANEGARAAN
NEGARA DAN KEWARGANEGARAAN

NEGARA DAN KEWARGANEGARAAN


NEGARA
Negara adalah suatu daerah atau wilayah di mana terdapat pemerintahan yang mengatur ekonomi, politik, sosial, budaya, pertahanan keamanan, dan lain sebagainya. Secara etimologi kata negara berasal dari kata staat (belanda dan jerman); state(inggris); status atau statuum(latin) yang berarti meletakan dalam keadaan berdiri. 
Pengertian negara secara luas adalah suatu organisasi dari sekelompok atau beberapa kelompok manusia yang bersama-sama mendiami suatu wilayah tertentu dan mengakui adanya suatu pemerintahan yang mengurus tata tertib secara serta kesselamatan sekelompok atau beberpa kelompok manusia tersebut. Atau satu perserikatan yang melaksanakan satu pemerintahan untuk melalui hukum yang mengikat masyarakat dengan kekuasaan memaksa untuk ketertiban sosial. 

Negara adalah kesatuan sosial masyarakat yang diatur secara konstitusional untuk mewujudkan kepentingan bersama.

Pengertian negara menurut para ahli:

Roger F. Soltau : negara adalah alat atau wewenang yang mengatur/mengendalikan persoalan bersama atas nama masyarakat.
Prof. R. Djokosoetono : Negara adalah suatu organisasi manusia atau kumpulan manusia yang berada di bawah suatu pemerintahan yang sama.
Benedictus de Spinoza: Negara adalah susunan masyarakat yang integral (kesatuan) antara semua golongan dan bagian dari seluruh anggota masyarakat (persatuan masyarakat organis).
KarlMmark : “negara adalah alat kelas yang berkuasa (kaum borjuis / kapilatalis ) untuk menindas atau mengeksploitasi kelas yang lain (ploretariat/buruh)”

Unsur – Unsur Negara
Sebuah negara apabila ingin diakui sebagai negara yang berdaulat secara internasional minimal harus memenuhi tiga persyaratan faktor / unsur negara berikut di bawah ini:
Memiliki Wilayah.
Untuk mendirikan suatu negara dengan kedaulatan penuh diperlukan wilayah yang terdiri atas darat, laut dan udara sebagai satu kesatuan. Untuk wilayah yang jauh dari laut tidak memerlukan wilayah lautan. 
Di wilayah negara itulah rakyat akan menjalani kehidupannya sebagai warga negara dan pemerintah akan melaksanakan fungsinya. Wilayah dalam sebuah negara dibagi menjadi tiga wilayah yaitu
a. Wilayah daratan, sebuah negara biasanya batas – batasnya ditentukan oleh perjanjian antar negara bilateral(dua negara) maupun multilateral(lebih dari dua negara), sebagai batas daratannya biasanya ditentukan oleh gunung, sungai maupun tembok buatan.
b. Wilayah lautan, biasanya wilayah laut yang masuk ke dalam wilayah negara tertentu di sebut laut teritorial.
c. Wilayah udara,di indonesia ketentuan tentang wilayah udara di atur dalan UU No.20 Tahun 1982.

Memiliki Rakyat.
Diperlukan adanya kumpulan orang-orang yang tinggal di negara tersebut dan dipersatukan oleh suatu perasaan. Tanpa adanya orang sebagai rakyat pada suatu ngara maka pemerintahan tidak akan berjalan. Rakyat juga berfungsi sebagai sumber daya manusia untuk menjalankan aktivitas kehidupan sehari-hari.

Pemerintahan Yang Berdaulat.
Pemerintahan yang baik terdiri atas susunan penyelengara negara seperti lembaga yudikatif, lembaga legislatif, lembaga eksekutif, dan lain sebagainya untuk menyelengarakan kegiatan pemerintahan yang berkedaulatan.

Pengakuan Dari Negara Lain.
Untuk dapat disebut sebagai negara yang sah membutuhkan pengakuan negara lain baik secara de facto (nyata) maupun secara de yure. Sekelompok orang bisa saja mengakui suatu wilayah yang terdiri atas orang-orang dengan sistem pemerintahan, namun tidak akan disetujui dunia internasional jika didirikan di atas negara yang sudah ada.

Fungsi negara
Setiap negara mempunyai fungsi yang berhubungan erat dengan tujuannya. Pada umumnya fungsi negara adalah sebagai pengatur kehidupan dalam negara demi tercapainya tujuan negara tersebut.
Ada beberapa fungsi dari sebuah negara yaitu :
Mensejahterakan serta memakmurkan rakyat.
Negara yang sukses dan maju adalah negara yang bisa membuat masyarakat bahagia secara umum dari sisi ekonomi dan sosial kemasyarakatan.

Melaksanakan ketertiban.
Untuk menciptakan suasana dan lingkungan yang kondusif dan damani diperlukan pemeliharaan ketertiban umum yang didukung penuh oleh masyarakat.

Pertahanan dan keamanan.
Negara harus bisa memberi rasa aman serta menjaga dari segala macam gangguan dan ancaman yang datang dari dalam maupun dari luar.

Menegakkan keadilan.
Negara membentuk lembaga-lembaga peradilan sebagai tempat warganya meminta keadilan di segala bidang kehidupan.

Tujuan Negara
Pada dasarnya negara memiliki tujan masing – masing, namun akhirnya memiliki tujuan akhir yang sama yaitu menciptakan kebahagiaan dan kemakmuran bagi rakyatnya. Untuk itu negara harus menjalankan dua tugas umum yaitu :
Mengatur penghidupan dalam negara sebaik – baiknya.
Mengatur dan menyelenggarakan  pemerintahan melalui aparatur yang sebaik – baiknya.
Adapun beberapa paham tentang tujuan negara adalah :
a. Teori fasisime, Berasal dari kata fascio yang berarti kelompok. Menurut paham ini negara bukan ciptaan rakyat, melainkan ciptaan orang kuat.
b. Teori individualisme, Individualisme atau liberalisme dapat dikatakan sebagai usaha perjuangan menuju kebebasan. Dalam pandangan individualisme, kepentingan individu harus ditempatkan pada tujua hidup manusia untuk mencapai kebahagiaan dan kemakmuran hidup.
c. Teori sosialisme, Kelahiran sosialisme terkait erat dengan keberadaan kapitalisme yang sudah sangat eksplitatif. Dalam perkembangan lebih lanjut, sosialisme dimanfaatkan secara politis oleh gerakan revolusioner. Hal ini dilakukan demi tercapainya tujuan negara, yaitu memberikan kemakmuran sebesar-besarnya dan merata bagi setiap anggota masyarakat.
d. Teori integralistik, Paham ini beranggapan bahwa negara didirikan bukan hanya untuk kepentingan perorangan atau golongan tertentu saja, tapi juga untuk kepentingan seluruh masyarakat negara yang bersangkutan.


Unduh Makalah NEGARA DAN KEWARGANEGARAAN Selengkapnya disini

Pengirim

Fb  :  Al Wae

Universitas  :  UMC

Kota/Kab   :  Cirebon

0 komentar:

Posting Komentar

Jika anda ingin berbagi makalah,materi atau tugas kuliah lainnya silahkan disini

 
Top